Sabtu, 8 Jun 2013

Tomboy Part 2

Aku mengangkat tubuh mimah masuk ke biliknya..........menelentangkannya semula keatas katil yang sedia menanti......adegan seterusnya,yang lebih panas dan ganas lagi.Mimah merelakan segalanya, untukku bertindak ke atas tubuhnya yang putih bersih.....bila ia rasa satu kenikmatan yang belum pernah dirasainya sebelum ini.Tubuh gebu dan putih melepak itu...mula aku kerjakan dengan begitu lahap sekali.Mulutku menjalar ke tengkuk,ke puting buah dadanya....sambil tanganku meramas-ramas cicap nya dengan penuh nafsu sekali...mata mimah terpejam kesedapan..... kenikmatan.

Tubuhku bertemu tubuh mimah......mulutku menutup mulutnya...lidahku menjunam masuk kedalam kerongkong mimah...aku sedut lidahnya,mimah tercungap-cungap kelemasan menahan nafasnya.... yang tak tentu arah di buatku...mimah cuba melarikan mulutnya dari mulutku....aku tak memberinya peluang untuk berbuat demikian.....mulutku sentiasa mengikuti pergerakan mulut mimah ke kiri dan kanan.Ini membuatkan mimah kelemasan dalam pelukkan ku.Sambil berbuat begitu tanganku membuka kancing seluar jeansnya......dengan pengalaman yang ada padaku....begitu mudah untuk melurutkan seluar jeans dan seluar dalam mimah.Tanganku terus merayap-rayap...mengusap paha mimah yang putih gebu....ku lihat tubuh mimah menahan kegelian yang amat sangat.Mimah mengeliat...mengetap bibir....tangannya mencengkam cadar katil.

"CCcccccee........eeeppptttaaalllaahhhhh bbbanngggg.......rayunya lagi..." 

Aku sembamkan mukaku ke cicap mimah yang tembam......aku jilat dengan ghairahnya tanpa menghiraukan rintihan mimah yang semakin sayu........................ Aku bangun dari meniarap...... membuka kemeja t ku....mencampakkannya ke lantai, kemudian aku berdiri disisi katil menarik talipinggang dan zip seluar seleckku......me- lurutkan seluar seleckku di ikuti seluar dalamku sekali....punaiku terus saja terpancut keluar dengan bangganya....melihat keindahan tubuh yang bakal diratahnya sebentar nanti.Setelah aku bogel......kaki mimah aku tarik betul-betul dibirai katil ....aku duduk menghadap cicap mimah yang tembam disinari cahaya lampu jalan.Kaki mimah aku kuak seluasnya....lututnya aku bengkokkan.....untuk kali kedua adegan yang akan dijalankan sebentar nanti.Dengan ghairahnya aku menyuakan lidahku mencari batu permatanya,aku jilat......mimah meraung macam kena hesteria...aku tahu mimah sudah klimaks yang entah keberapa!!!!!!!!!!!!!
Dalam keadaan telunjur........aku menarik tubuh mimah supaya badannya berada dicelah kakiku...supaya mimah memegang punaiku yang bersaiz 8 inci panjang..... aku meminta dengan lembut ,supaya mimah memasukkan adikku ke dalam mulutnya.aku lihat mimah tergamam...seketika dan agak terkejut dengan permintaanku...aku tahu mimah geli....lagipun ia belum merasainya dan masih perawan.Benda tu bukannya kotor mimah....macam mimah jilat ais krim saja...... mimah mencuba memasukkan kepala takuk kedalam mulutnya...aku merasakan kepanasan air liur mimah....lidahnya bermain di kepala punaiku,mula-mula sedikit.... lama-kelamaan...semakin jauh mimah menyuakan batangku kedalam mulutnya, hampir separuh masuk ke dalam mulut mimah........sebab batangku besar lagi panjang....mulutnya kecil saja,tak mampu untuk memasukkan semua batangku.

Ada lebih kurang 20 minit...mimah buat macam tu ...aku rasa nak terpancut air maniku kedalam mulutnya......biar mimah mengelupur nanti...bila air maniku menerjah masuk kedalam mulutnya...aku menyepitkan kepala mimah dengan kedua belah kakiku......supaya mimah tak boleh bergerak...... supaya mimah tak boleh cabut mulutnya dari batangku...aku terus pancutkan air maniku ke dalam mulut mimah merasakan badan mimah menolak kuat tubuhku.....ia cuba melarikan mulutnya dari batang punaiku,mimah tersedak-sedak...aku menekankan batangku kedalam mulutnya....mimah cuba mengoyangkan kepalanya...ini membuatkan aku lebih kesedapan lagi.

"Aabbannnggg.....mmmmm....immah ggellillahhh bbannggg..."  

Aku mengubah kedudukanku dari 69,dengan menindih tubuh mimah kembali...bila kepala punaiku yang keras aku gosok ke atas cicapnya yang tembam...mimah terus mengeliat....mulutnya mendesis-desis meminta sesuatu....sehingga mimah terketar-ketar di buatku.

"Mimah merayu... kepadaku
"CCccceppaattlaahhh bbanngggg... .mmmmii.... mmmaaahh...ttaakkk...ttaahhaannn nniiiiiiiiiii......" sambil tangan mimah melurut batang punaiku.

Bila aku rasakan tepat sasaranku......kedua tanganku merangkul ponggong mimah, dengan kepala mimah terjuntai di birai katil...mulutku terus mengusap perut mimah. Aku terus menekan ponggong dan batang punaiku menjunam masuk ke dalam cicap mimah.......mimahtersentak dan mulutnya tergangga luas.......matanya terbeliak menahan kesakitan,sementara itu aku terus menjilat tengkuk dan buah dada mimah... supaya ia hilang kesakitan yang di alaminya sebentar tadi...kemutan cicapnya makin kuat....aku lihat mimah begitu leka dengan keseronokan yang aku cipta kepadanya.....aku hentak kembali......satu jeritan yang halus kedengaran keluar dari mulut mongel itu.
"AAaaahhhh...hhhhhhh......aaadddduu....uuhhhhhh..Bbb...bbann...gggggg... ssssaaakkiitttt.... nnyyyaaa.. "Mimah macam nak menolak tubuhku tapi tak berdaya,tanganku memaut erat tengkuknya.

Satu ciuman mulut ketengkuknya........ciuman nafsu semata-mata........aku rehat sebentar,tetapi mulutku tetap bekerja.....mulutku di tutup dengan mulutnya.....supaya mimah tak menangis lebih lama.Sambil aku tarik batangku berkali-kali...mulutku melekat pada puting buah dadanya ........ membuatkan mimah bergerak kekiri dan kanan,setelah aku yakin mimah dah tenang...aku terus hentak hingga ke pangkal batang punaiku....ku lihat mata mimah terpejam rapat....seolah-olah menanti seranganku yang seterusnya....mimah mengigil dan enangis......aaaaaaaaa....... aaaaaahhhhhhhhhhh....!!!!

Badan mimah terangkat.........aku rendam batangku buat seketika...takut mimah menjerit terkena peluru bersaiz 8 inci dengan ukur lilit 5 1/2 inci.Setelah keadaan kembali tenang.......aku mula membuat kayuhan.....mula-mula perlahan,lama-kelamaan semakin laju...aku tengok muka mimah berkerut menahan kepedihan dan kesedapan........kedua kakinya terangkat dan tangannya meramas-ramas kain cadar sambil mulutnya tak berhenti merintih-rintih..........

"AAaaa..... dduuhhhh.... bbbaa... aanngggg... ssee.. sseeeddappnnyyaaa.... aaaawwwwaaawwhhhhh.... bbbbaannnggggg,"

Air mimah tersembur keluar......buluku dan bulu mimah basah lencun dibuatnya...peluh mencurah keluar dari badan mimah.....biarpun jam menunjukkan hampir pukul 1 pagi.aku biarkan tangan dan kaki mimah terkejang...sambil mulut tak berhenti merintih dengan kuat......aku mengayuh makin laju dan kemutan cicap mimah tak henti-henti menyepit batang punaiku...membuatkan aku semakin ghairah untuk bertarung hingga kepenghujungnya.Tubuhku dan tubuh mimah berpeluh..... kerana hampir 3 jam aku mengerja dan melapahkan tubuh mimah.

Aku rasa mimah dah terkulai layu lagi....kulihat tubuhnya tak bermaya...aku kerjakan dan air mani mimah terus keluar tak henti-henti......sehingga becak kawahnya.Aku hentak batangku ke cicap mimah semula...aku menjunamkan batangku bertalu-talu dengan aksi yang begitu ganas sepanjang aku meniduri gadis-gadis ataupun janda. Badanku mengigil sama ada....aku menghayunkan ponggong ataupun badanku.... dengan satu hentakan yang kuat kedalam cicap mimah...aku memancutkan air maniku dan segala tenagaku ke liang cicap mimah.Kami sama-sama menjerit kesedapan.

AAaaaaaahhhhhhhhhhhh......... jeritku sambil memeluk mimah dengan kuat sekali..... mimah pun begitu jua. OOOOoooooo... hhhhhhhhhhhhhh.. aaaaaagggggggg........... aku rasakan air panas terpancut menjolok kepala punaiku kedalam cicap mimah....dan satu kemutan yang paling kuat pernah aku rasai. Aku terlentok di atas tubuh mimah...bila kami berdua tersedar jam menunjukkan pekul 6 pagi.Waktu bagi sebuah rumah kenduri sibuk dengan penyembelihan seekor lembu.Aku mengajar mimah bukan setakat bidang masakan saja,tetapi satu bidang yang belum mimah pelajari sebelum ini..... bidang sex. Aku harap selepas ini mimah akan menjadi seorang perempuan yang sejati..... bukan seorang tomboy.

Tiada ulasan: