Isnin, 5 November 2012

Cerita 3

Cerita ini berdasarkan pengalaman aku di Singapura ketika aku kerja dengan Dell . Nama ni nama betul . Cuma aku pendekkan jer . Nama aku Rie . Aku bekerja sebagai Assistant Manager Bahagian
Pengurusan Kontraktor Pemasangan Dan Servis Dell . Aku mempunyai seorang setiausaha dan dua orang kerani akaun dan audit . Setiausahaku , Lynn seorang gadis yang seksi dan manja . Maz , kerani akaun merangkap Personal Assistant merupakan gadis pendiam dan suka menyendiri manakala Ika kerani audit dan data pula seorang yang happy go lucky dan kelakar .

Oleh kerana diorang ni masih bujang lagi , diorang pun menyewa satu rumah kondo . Aku biasa juga singgah di kondo mereka lepas hantar diorang balik . Yang aku peliknya mereka susah berpisah . Kalau aku out station bersama mereka , taknak asing bilik hotel macam kat Ipoh dulu .

Satu hari masa tu aku balik lewat . Office lengang sebab tinggal kami berempat . Ye lah , tumpang kereta aku pastu kerja kalau aku bagi , hamik kau bersusun file atas meja . Masa aku tengah syok buat
kerja , aku perhati kat luar .. Diorang berkumpul dekat depan komputer . Macam rancak jer berborak . Aku biarkanlah . Lepas lima minit diorang masuk bilik tamu . Aku musykil lah .. Aku pun pergi kat komputer tadi dan check apa yang diorang buat ¡K Perghhh gambar nude budak perempuan ******* ( lesbian ) . Aku syak diorang nie lesbians so aku pun pergi masuk bilik aku dan memecah masuk kamera tersembunyi bilik tamu .

Memula tu memang diorang tak buat apa ¡Vapa . Lepas lima minit mula lah berborak pasal gambar yang diorang tengok tadi . Saiz bra , tetek , underwear dan potongan badan , semua dibincangkan . Aku makin syok mendengarnya . Tetiba Lynn mencelah , " Alah korang ni cakap jer lebih , besar lah tajamlah , aku pun boleh cakap " . Maz membalas , " Eh , tak percaya pulak . Takkan aku nak tipu " .. Ika yang diam tadi bersuara " Kalau kau tak percaya nak buat macammana ? " .

" Tunjukkan lah kat aku kalau ye pun " , kata Lynn .
" Ish , seganlah " , balas Maz .
" Apa nak segan bukan ada orang lain pun , kita bertiga jer " , celah Ika .

" Kalau korang segan biar aku yang mulakan " , kata Lynn .
Lynn mula menanggalkan baju dan melucutkan kainnya . Kini dia hanya bercoli dan berseluar dalam sahaja . Maz dan Ika terlopong , begitu juga dengan aku . Ada cutting baik lah Lynn nie . 36b , 26 , 36 . Tetek besar , pinggang ramping , bontot lebar . Pehhh ¡K.
" Korang lak " , kata Lynn .
" Kau la dulu Ika " , kata Maz .
" Hmmm yelah " , balas Ika .

Ika mula berdiri dan menanggalkan baju dan kainnya . Selambak tetek dia , sama saiz macam Lynn . Cuma Ika ni putih sikit dari Lynn . Yang menariknya potongan badan Ika ni ala - ala Demi Moore yang gebu tue .
" Maz , apa lagi . Cepatlah " , kata Lynn .
" Malulah " , balasnya .
" Apa nie tak aci lah ! kitorang dah separuh bogel ni ! " , celah Ika pula .
Maz diam aja . Lynn dan Ika berpandangan . Lalu mereka menyerbu Maz dan menanggalkan butang bajunya . Kain skirt dilucutkan . Maz meronta - ronta lalu didirikan .
" Haaaa , kan sama skang " , kata Ika .
Tiba - tiba bra Lynn terlucut. Terserlahlah dua gunungnya yang tajam tu . Lynn buat dek je .
" Ehh tajamnya tetek kau Lynn " , kata Ika .
" Tengok orang lah . Tapi kalau ko nak macam ni jugak aku boleh ajarkan " , balas Lynn .
" Macammana ? " , tanya Maz yang mula tertarik dengan tetek Lynn .
" Korang tanggalkan bra dan seluar dalam skang " , balas Lynn .
Kini semuanya membogelkan diri . Lynn mula menyuruh Ika dan Maz meniru apa yang dilakukannya . Lalu Lynn mula memegang kedua - dua teteknya dan meramas perlahan . Ika menurut lalu sesi meramas tetek bermula .
Maz diam sahaja .

" Eh Maz , buatlah . Kata nak tetek tajam ? " , kata Ika .
" Maz tak reti lah ramas "
" Buat macam uli telung aje la " , kata Lynn .
" Betul , Maz tak reti " , balas Maz .
" Okay , Maz baring atas karpet . Lynn buatkan .
Maz terus merebahkan badan di atas karpet . Aku makin ghairah .
Konekku menegang 90 darjah . Aku dah bogel dari tadi . Siap rakam lagi tu dalam hard disk aku . Mana tau boleh buat koleksi . Heheh .
Lynn mula mencangkung di atas muka Maz . Maknanya Maz kini menatap free cipap Lynn . Lynn pulak mula meramas tetek Maz yang gebu tu .
" Hmmm , sedap pulak bila kena urut ngan ko ni Lynn . Wehh nonok kau takde bulu ke ? "
" Lahaiiii , ni aku urut sikit jer . Nonok aku cukur la bulu . Nanti laki taknak kat kita tau " , kata Lynn . Betul tu .
" Ika , meh la duduk sini " , kata Lynn lagi . Kini Ika duduk di tepi Maz dan masih meramas teteknya . Maz mula mengereang . Lynn makin galak meramas tetek Maz .
" Ahhhh , kenapa sedap nie ! Lynnnnn .. erghghh ! " , Maz mengerang .

Maz terkepit - kepit . Teteknya menegang dan meninggi . Macam belon . Besar lah jugak . Ika pulak dah pejamkan mata . Sssstttt , Sssttttt , itu jer yang keluar dari mulut Ika . Lynn mula bertukar
posisi .

" Haaa Maz , cukuplah tu , ko urut aku la pulak . Duduk macam aku duduk tadi , " kata Lynn . Maz bangun lalu tempatnya di ambil oleh Lynn . Lynn berbaring lalu Maz mencangkung di atas muka Lynn . Maz mula meramas tetek Lynn yang lembut macam span . Lynn sudah berdesih dan mengerang perlahan . Aku nampak cipap Maz dah berair . Lynn mencapai tetek Maz lalu meramasnya kembali . Maz makin mendesih manja . Ika pula dah duduk mencangkuk di atas peha Lynn .

Tiba - tiba Lynn merangkul pinggang Maz dan merapatkan mukanya ke cipap Maz . Lynn menjilat cipap Maz lalu Maz tergeliat . " Apa nie ? Lynn .. tanak la .. " , kata Maz dalam suara yang
perlahan .

Lynn buat tak peduli lalu meneruskan jilatannya membuatkan Maz mengerang kegelian . Lidah Lynn dijolokkan ke dalam cipap Maz sehingga terangkat - angkat bontot Maz . Maz memejamkan mata
menikmati jilatan Lynn . Maz kian perlahan mengurut tetek Lynn . Ika pula merenung cipap Lynn yang sudah berair . Ika mula gelisah . Lynn masih menjilat dan menyedut cipap Maz yang kini menikmati jilat Lynn . Terangkat - angkat bontot Maz . Menjerit dan mengerang . Ika pula memegang peha Lynn lalu meniru jilatan Lynn . Lynn mengeliat dan terkepit - kepit . Seketika kemudian dikangkangkan kakinya lalu melipatkan ke belakang badan Ika , seolah - olah tak nak Ika berhenti .

Maz menjerit lalu klimaks . Cipapnya masih menjadi mangsa jilatan Lynn . Maz bangun lalu baring di bawah Ika yang mencangkung . Di lakukannya seperti apa yang Lynn lakukan tadi kepada Ika . Ika pula mendesih manja . Lynn sudah memejamkan mata dan meramas teteknya sendiri . Aku pulak dah start melancap . Sedap wooo wayang free . 3 orang plak tu . Lynn menggelupur lalu klimaks . Basah muka Ika . Maz pula semakin expert mengerjakan Ika . Jilat , sedut dan gigit . Ika klimaks ! Lalu Maz menyedut air cipap Ika . Semuanya terbaring . Nafas tak tentu hala , dada berombak - ombak . Tetek semuanya tegang dan menggunung . " Apa kita buat nie yer Lynn ? " , tanya Ika . " Entah ! tiba - tiba aku geram ngan cipap Maz , tembam .. Hihihihihihihi " , gelak Lynn manja . " Ehhh , Maz rasa lain la , kita buat apa ni .. jadi lesbian pulak ! "

Aku masih merakam perbuatan mereka . Mereka saling menampar manja satu sama lain . Aku jadi tak tahan lalu dengan berbogel aku berlari ke bilik tamu yang tidak berkunci . Dengan selamba aku masuk . Mereka terkejut .
" Aku dah nampak semuanya , projek tak ajak aku yer ? " , kataku selamba gaban . Konekku yang tegak menjadi perhatian mereka .
" Eeeiiii malulaaaaa " , kata Maz .
" Hmmm dah kantoi baru malu , skang aku nak korang puaskan aku pulak ! " , kataku tegas .

Mereka berpandangan . Maz diam membisu Lynn dan Ika berbisik .
" Ok , tapi macammana ? " , tanya Lynn .
" Aku nak romen dengan korang semua satu - satu " , kataku lagi .
" Ehhh mana boleh ! " , kata Maz .
" Maz , buat aja lah kang habis kita " , kata Ika .
Aku duduk di sofa . Lynn , Maz dan Ika yang masih berbogel mengengsot ke arahku dan duduk di depanku .
" Korang dah basah kan ? Senang lah nak romen . Kau dulu Maz mari sini " , kataku .
Maz dengan perlahan menghampiri aku . Aku mendudukkannya di depan konekku lalu menyuruhnya menghisap konek aku yang besar dan panjang .

" Maz tak reti la Rie . " , kata Maz manja .
" Buat macam ko makan ais krim Conetto la Maz " , celah Lynn .
" Lynn buat la dulu , kataku "
Merah padam muka Lynn tapi nak tak nak dia datang jugak dan mula memegang konekku . Tak cukup besar tangan dia .
" Apalagi ? Jilatla , kata terer " , kataku sinis .
" Hmmmmm , jangan cabar ! " , katanya lalu mula menjilat kepala zakarku .
" Maz dengan Ika mari sini . Duduk sebelah aku " , kataku .
Maz dan Ika duduk di kiri dan kananku . Lalu aku meramas tetek mereka .. Maz mula mendesih lagi begitu juga dengan Ika . Aku makin syok bila Lynn menyedut konekku . Dengan ghairah sekali Lynn
menjilat , menyedut dan mengulum zakarku sehingga ke pangkal . Aku dapat rasa anak tekaknya .
Maz dan Ika tertarik lalu turut membantu Lynn memuaskan aku . Aku jadi ghairah , dan mula menggigil . Terkeluar akhirnya suaraku mengerang .

" Hmmmmmm ... nak lagi ke encik Rie " ? " , tanya Lynn .
" Skang Lynn , duduk atas peha aku " , kataku .
Lynn menurut . Aku mencapai bibirnya lalu mencium Lynn dengan rakus . Lynn membalas manja dan memegang leher aku . Tangan aku menjalar mencari teteknya lalu aku ramas ¡V ramas . Ika dan Maz melebarkan kangkangan kaki aku . Ika mengulum konekku manakala Maz mengerjakan
cipap Ika . Lynn mengerang bila aku menggigit lehernya .

" Arghhhhh.. Rieee . Buatlah kat cipap I. " , manja suara Lynn bila ghairah .
Aku menyuruh mereka semua berhenti .
" Skang semua baring . Kangkang lebar - lebar . Lynn , U kerjakan Ika .. I nak kerjakan Maz " , kataku .
" Okay " , balasnya .
Sebenarnya aku geram kat cipap Maz yang tembam dan merah . Pastu kalau nak diikutkan tetek Maz lagi besar dan putting dia warna merah . Dah tu gebu , putih melepak . Pinggang ramping , Bibir dia mungkil , kecik jer !

Aku nengok Maz dah kuyu jer tunggu aku bertindak .
" Rie , cepatlah ... Maz dah tak tahan nie . Hmmmmmm " , Maz merengek lagi .
" Wait for it , honey . U`ll get what that u desire . My penis is here " , kataku sambil menggesel - geselkan kepala konekku dengan alur cipap Maz ..

" Ahhhhhh !.. quick honeyyyy ! I can't wait ! " , rengek Maz lagi .
Aku tersenyum . Hebat jugak Maz nie . Dalam diam - diam je kuat sex . Maybe takde orang explorekan . Skang aku la bagi explore . Aku mula berkucup bibir dengan Maz . Maz galak menyedut dan menjolok lidahnya .. Aku sedaya upaya mengkontrol macho . Ye lah . Aku nak bagi dia terkapai - kapai . Sambil tu tangan aku merayap ke seluruh tubuh Maz yang halus mulus putih gebu ! Geram aku . Aku ramas kat semua yang boleh . Hatta pinggang dia aku ramas sampai mengeliat Maz aku kerjakan .

Gunung Maz yang tegang mengasak dadaku . Putingnya dilagakan dengan putingku .. Aku terus meramas tetek Maz dengan rakus . Putingnya aku gentel sementara aku mengomol lehernya yang masih berbau haruman Angel Dior . Aku gigit - gigit di tempat sensitif hingga Maz pula membalas di tengkuk dan leherku . Maz mendesah manja bila aku mengulum cuping telinganya . " Ahhh ! Hmmmmm Rieeee ! "

Bibirku menjalar lagi ke pangkal dadanya . Kucupan demi ciuman bersilih ganti .. Aku ukirkan satu lovebite di atas tetek kirinya . Maz mengeliat lagi . Aku cium , lalu aku hisap putting tetek kiri Maz . Sambil itu aku lihat Ika dan Lynn di posisi 69 . Lynn dan Ika saling mengasak habis - habisan .

Tetek Maz mengeras dan makin membulat . Aku mengusap dan meramas sambil putingnya menjadi mangsa bibirku kiri dan kanan . Maz tak tentu arah . Mendesah , mengerang , sesekali menjerit manja . Adakala rambutku ditarik - tarik ..

Agak lama kemudian aku merayap pula ke pusatnya . Aku jilat lubang pusatnya lalu Maz menggigil . Mengeliat lagi sekali . Aku dah tercium bau air perempuan . Lantas aku tak sabar . Terus aku jilat
dari pangkal peha Maz hingga ke atas cipapnya .

Aku berhenti seketika . Maz memandangku sayu . Lalu aku mula menjilat alur cipap Maz dari atas hingga ke pangkal lubang dubur . Pada mulanya Maz releks menikmatinya . Bila aku jilat tiga kali ,
Maz dah kepit kepala aku . Naik lemas dibuatnya , tapi aku kuakkan balik pehanya . Aku jilat lagi sambil tanganku meramas putting teteknya . Lidahku mula menjolok ke dalam . Hujung lidahku bermain - main dengan akurnya . Maz kembali mendesah dan merengek manja .. Suaranya membuat aku tak tahan . Aku kuakkan lubang cipap Maz yang mula basah kembali . Aku gali kembali dengan lidah dan alur Maz terbuka luas . Jariku dijolok untuk aku cari punat suis utama Maz . Jumpa . Gentel lah , apa lagi . Gentel punya gentel sampai terangkat bontot Maz . Sesekali dikepit kepalaku . Sesekali dikangkang kembali . Aku hisap kedua - dua kelentit Maz sampai Maz menjerit laju
menggelupur .

" Arghhkhkhhhhhhhhhh .. Rieeeeeeee .. "
Maz klimaks . Lencun cipapnya . Aku hisap keseluruhan cipapnya sampai Maz terkejang - kejang dan menarik rambutku dengan kuat . Kini Maz merayu aku memulakan aksi .
" Rieeeeee plssssssss masukkannn . I tak tahan .. hmmmm arkhhh grrrr !. "

" Kita 69 dulu sayang ... "
Aku bertukar posisi . Maz rakus mengulum zakarku . Sedutan dan jilatannya membuat aku geram . Ganas jugak Maz nie . Aku kerjakan cipap Maz sampai Maz klimaks kali kedua . Basah muka aku . Payau la pulak . Hehehe . Aku dapati Maz dah berhenti mengulum konekku . Lalu aku bangun dan mengangkangkan kaki Maz . Maz memegang konekku lalu dihalakan ke cipapnya . Aku mainkan kepala konekku di alur cipapnya . Maz merengek - rengek .

" Plssssss Rieeeee .. cepatlahhhhhhh ! Maz tak tahannnn .. " , rengeknya .
" Okay sayanggg , kita buat slow - slow yer ? " , kataku sambil mengucup kening dan bibirnya .
Aku calit air cipap Maz sikit pada kening kirinya . Itu petua orang tua - tua .. Bagi tahan lama . Aku kangkangkan kaki Maz seluas yang boleh . Pinggang Maz aku rangkul . Dengan perlahan aku menjolok masuk konekku ke cipap Maz yang hangat . Mula ketat . Maz terkemut - kemut . Aku cium bibir Maz dan gentel teteknya . Aku jolok lagi .
" Ahhh Rieeeeee sakit " , keluh Maz .
" Kejap jer sakit , lepas tu seronok . Nak seronok tak ? " , pujukku ..
" Nakkkk ", balasnya .
" Tahan sikit yer sayang " , kataku sambil mengucup bibirnya .
Aku jolok lagi sambil meneruskan ciuman . Aku pegang peha Maz . Aku lihat mata Maz semakin kuyu dan bersinar . Tangannya memegang pinggangku .
" Rie nak masuk ni , tahan yer ? "
" Hmmm masuklah sayang "
Satu , dua . Tiga ! Plopssssss .
" Rieeeeeee sakitttt .. " , jerit Maz sambil tangannya menolak pinggangku .
Aku kucuk bibirnya dan mengulum lidahnya . Teteknya ku ramas lagi . Konekku dah masuk habis . Menderita kejap konek aku kena kemut dengan cipap Maz yang sempit . Peh . Perahan santan la pulak . Maz mula membalas ciuman dan menghisap lidahku . Dah sedap agaknya . Maz kembali memegang pinggangku . Aku mula mendayung perlahan . Maz mula membalas dengan menghayun punggungnya ke kiri dan ke kanan .
" Sedap sayang ? "
" Hmmmmm dalam lagi Rieeeee .. Ahhhhhhhh !.. Hmmmmmm !.. Erkkkk .. "

Aku mendayung sedalam yang boleh . Maz membalas dan mengikut hayunanku . Aku rasa syok bila Maz kemut . Ketat ! Best gila kena perah . Sementara tue Lynn dan Ika masih dalam posisi 69 . Terkangkang - kangkang masing - masing . Sampai sofa pun kena tendang . Ganasnya .
" Erkhhhhhhh Rieeee . Uhhhhhhh . Ahhhhhhhh Rieeee .. Honey .. harderr ... plssss harder "
" Ahh .. hmmmmm okay sayangggggg . "
Aku mula melajukan hayunan . Berdetap - detap . Maz mengangkang luas dan mengepit kakinya pada pinggangku .

Tak tergambar syoknya . Maz mencakar perlahan badanku .
Aku tekan gear 5 . Kusut karpet aku kerjakan . Maz meraung kesedapan .. Maz hanya mampu menggeleng kepala ke kiri dan ke kanan , menikmati tujahan konekku . Cipap Maz memang ada ummmphh .

" Ahhhh ! Ahhhhhhh ! Rieeeeee sedapnyaaaaaaaaaaa ! laju lagi honeyyyyyy !.. Lajuuu !. Rieeee Ahhhhhh !. Ahhhhh ~!.. Uhhhhhhhh !. Erghhhhhhh " " Uhhhh Uhhhh Uhhhh "
Aku perlahankan hayunan . Perlahan -lahan aku keluarkan konek dari cipap Maz .. Maz macam tak mengizinkan . Dikemutnya sekuat hati . Punggungnya mengikut arah konekku .
" Tukar posisi sayang " , kataku .
" Owhhh "
Aku menonggengkan Maz di sofa . Punggung Maz mengancam habis . Aku lepuk perlahan . Maz tergelak manja .
" Apela Rie nie , nakal . "

Aku mula memasukkan konekku ke cipap Maz . Perlahan - lahan aku hayunkan konekku . Maz mengikut hayunan dengan menggerakkan punggungnya ke kiri dan ke kanan . Merengek lagi . Aku terus lajukan hayunan . Maz terkapai - kapai .. Menjerit dan mengerang . Bingit bilik tamu . Lynn dan Ika sedang memuaskan nafsu masing masing . Berdetap - detap bunyi lagaan pangkal ari - ari aku dengan punggung Maz . Sesekali aku ramas - ramas tetek Maz yang dah macam belon . " Ahhhh Ahhhhhhh Rieeeeee sedapnyaaaaaaaaaaa laju lagi honeyyyyyy .. Lajuuu . Rieeee Ahhhhhh . Ahhhhh .. Uhhhhhhhh Erghhhhhhh . Erkhhhhhhh Rieeee !. Uhhhhhhh ! . Ahhhhhhhh Rieeee .. Honey .. harderr .. plssss harder ! Suck meeeeee harderrrr " Lama dalam posisi doggy aku berhenti . Aku kembali baringkan Maz tapi kini aku alaskan punggungnya dengan bantal sofa . Tinggi sikit
baru dalam . Maz pegang konek aku . Senyumannya menggambarkan nafsunya yang inginkan lebih .. Aku terkam bibirnya dan aku hisap lagi . Maz mencari konekku lalu diarahkan ke cipapnya . Expert pulak dah . Maz merangkul pinggangku lalu menarik rapat ke cipapnya . Tembus .

" Ahhhh ¡K.. "
" Maz ni nakal la "
" Hihihihi .. " , manjanya dia gelak .
Aku kembali mengangkangkan kakinya . Kali ni aku nak kerjakan betul - betul biar dia lemas .
" Okay sayanggggg . Kali ni Rie tak kasi can .. Terimalah Tujahan Rie "
" Cepatlahhh , Maz dah lama menanti "

Aku cubit manja peha Maz . Maz senyum dan menjilat bibirnya . Aku mula menghayun perlahan sedalam yang boleh . Maz terdiam memejamkan mata . Kemudian aku lajukan hayunan sedalam yang boleh . Maz dah menjerit .

" Ahhhh ! Ahhhhhhh ! Rieeeeee sedapnyaaaaaaaaaaa ! honeyyyyyy !.. Fasterrr !. Ahhhhh !.. Uhhhhhhhh !. Erkhhhhhhh . Uhhhhhhh . Ahhhhhhhh Rieeee .. Honey .. harderr .. plssss harder ! Suck meeeeee harderr " Maz melolong kesedapan . Aku tukar gear 6 pulak . Maz semakin mengemut dan akhirnya . " Arkhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh Rieeeeeeeeeeeeeeeeeeeee I ` m cumminngggggggggggggggggg "

Maz terkepit - kepit . Sejurus tu , aku rasakan air Maz memancut . Panasnya . " Ahhhhhhh ! Rieeeeee sedapnyaaaaaaaaaaa ...... Aaaaaaaaarrrrrrkkkkkkkkhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh Rieeeeeeeeeeeeeeeeeeeee I ` m cumminngggggggggggggggggg " Mendengar raungan Maz , aku akhirnya terpancut juga . " Erkhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh sayanggggggg abang datangggggggg !!!!! "

Aku tertiarap di atas badan Maz . Terdengar degup jantung Maz yang laju . Dadanya bergelora kepuasan . Konekku masih di dalam cipapnya . Maz membuka mata dengan sebuah senyuman dan ciuman .

" U hebat lah Rie tak terkejar I "
" U pun Maz ¡K. Ketat betul nie lah first time I buat sex tau ? "
" Hmmmm I love u , Rie . "
" Me too .. "

Ika dan Lynn dah lama karam . Terlelap sebelah kami . Maz mengomol aku lagi . Dalam sepuluh minit kami berkucupan . Maz bagaikan tak mahu berpisah dengan aku ..
" Kita kahwin yer Maz ? "

Tiada ulasan: