Rabu, 6 April 2011

Gadis Kolej Part 2

Aku telah berjanji akan membawa......................Hanim bersiar-siar dengan kapal mewah kepunyaan rakanku, Hamzah namanya.Aku dan Hamzah adalah rakan karib...... .......semasa menuntut di Institut kemahiran di Alor Setar Kedah.Hamzah juga sudah berkahwin........mempunyai dua orang cahaya mata.Usia kami hampir sama dalam lingkungan 30 an.

Pada hari yang telah dijanjikan.............aku mengambil Hanim di kolejnya...... Hamzah menunggu di kapal mewahnya. Setibanya kami di sana..........Hamzah sudah siap dengan peralatan untuk belayar.

"Ni kawan Pak Su...........,"Kataku sambil tersenyum.
"Hello........saya Hamzah..........,"Mereka bersalaman,Hamzah meramas-ramas tangan Hanim penuh makna. Hamzah sudah tahu segalanya mengenai Hanim yang sudah aku tiduri.Dari banyak rakan-rakanku Hamzah............ salah seorang dari mereka meminati tubuh Hanim.Dia mengucapkan tahniah kerana berjaya,memiliki tubuh Hanim juga akhirnya.Kami membawa Hanim belayar kebeberapa buah pulau............mencari tempat yang sesuai untuk berlabuh.

Dalam perjalanan,Hamzah menayangkan filem sex Jepun............Hamzah menarik tangan Hanim untuk menonton bersamanya. Hanim tunduk malu..................,setelah kerja aku selesai di dek kapal,aku datang dan duduk di sebelah Hanim..... sekarang Hanim duduk di antara aku dan Hamzah.............di atas sofa panjang,sambil menonton cerita sex.

Pelan-pelan aku melingkari lenganku di tengkuk Hanim..........sambil tanganku mengusap-gusap pehanya.Aku cium pipinya sebelah kanan......sementara Hamzah mencium pipinya di sebelah kiri,jemari kami sama-sama bertindak meramas-ramas gunung pejalnya.Dia cuba menolak tubuh kami berdua.............tetapi Hamzah lebih cepat bertindak,dengan mencium bibir dan mengulum lidah Hanim.Ia meronta-ronta kecil.Aku bertindak dengan membuka kutang baju kemeja.coli, seluar jeans dan seluar dalamnya sekali gus.

Kami lihat dengan jelas buah dada Hanim yang kecil bak putik kelapa..........dengan bukit cicapnya yang tembam........menyirap darah kami..........sambil batang kami berdenjut-denjut hendak keluar. Kami menelentangkan Hanim diatas karpet di hadapan tv.Hanim memejamkan kedua matanya........ sebentar lagi ia akan menerima serangan dua orang sekali gus.

Hamzah mengucup bibir Hanim,sambil tangannya meramas-ramas gunung pejalnya............. manakala aku pula menyembamkan mukaku ke bibir pantatnya yang terbuka luas.Lidahku mejilat alurnya ............sambil tanganku meramas-ramas ponggongnya.

"EEErrrrggggghh................AAAAAaaahhhhh............,"Hanim makin stim di buat kami berdua.

"AAAAAAaaaaahhh........Eeeeeeehhhhhh.........Aaaaaaagggghhhhkkk..........SS Sssssseeedddaaapppnnnyyyyaaaaaa,"ujar Hanim mendesah-desah.

Kami mengaleh kedudukan kami.............Hamzah menjilaj-jilat batu permata dan alur pantatnya sekali..........aku pula meramas-ramas teteknya.....mulutku mempintal-pintal putingnya dengan rakus sekali. Aku dan Hamzah membuka pakaian kami satu persatu............tidak ada seurat benangpun yang tertinggal.........Aku menyuakan batang zakarku kedalam mulut Hanim.

.........mulut Hamzah masih bermain-main di alur pantatnya,jemari tangannya meramas-ramas buah dada Hanim.........ia mengeliat keenakan.Hanim membuka matanya......... sambil batang zakarku berada di dalam mulutnya.Ia megulum dan menjilat batangku hingga tampak licin.

Hamzah mengajukan batang zakarnya...........kealur pantat Hanim.........ia menekan batangnya perlahan-lahan........ lubangnya masih sempit. Hamzah meramas-ramas buah dadanya yang tegang lagi pejal.Kami sama-sama menjalankan tugas masing-masing....... aku tarik tekan batangku didalam mulutnya.......Hamzah pula sedang sorong menyorong batangnya kedalam pantat Hanim. Hanim menjerit kecil tak keruan, tubuhnya mengeliat hebat dan melonjak kencang.

"MMmmmmmmmmmmm.............aaauuuuwwwwwww..........aaauuuuuwwwwww........... .,"Hanim mengerang ke enakan.

"AAAaaaaaahhhhaaahhhhhhh............hhhaaahhhhhhhh.......,"nafasnya semakin kencang.

Aku memuntahkan air maniku yang pekat kedalam mulutnya.............mulutnya comot dek air liurnya yang bercampur dengan air maniku.Hanim menlenguh tak menentu.......... nikmat yang di berikan serentak oleh dua orang lelaki pada satu masa.

Hamzah terus berdayung dan berdayung............mencapai klimaks yang pertama...........ia memancutkan air maninya kedalam lubang pantat Hanim dengan banyaknya.

"BBbbbbaaggggggg...........PPPPaaakkkkkk SSuuuuuuuu...........OOoouuuuhhhhh.... aahhhaaahhhhhaaaa.........aaaaaauuuuwwwwww.....,"Hanim mengeliat kelazatan dan keenakan.

Aku membenamkan batang zakarku ke alur pantat dengan mudah..........dibantu oleh air mani Hamzah dan air maninya........hingga kedasar dan kemulut rahimnya. Pantatnya mengemut gemut batangku.........kuat sekali.Hamzah kulum bibir hanim.....ia sedut-sedut lidah Hanim.......tangannya meramas-ramas buah dada Hanim dengan lembut.Aku tarik sorong batangku semula.....aku benamkan hingga kedasarnya.......aku buat begitu berkali-kali......hingga Hanim tak duduk senang dengan tindakan kami berdua.
Hamzah memegang kepala Hanim......sambil batangnya ditarik dan tolak batang zakarnya didalam mulut Hanim. Hamzah memancutkan air pekat kedalam mulut Hanim sekali lagi.Hanim memegang batang hamzah sambil menjilatnya berkali kali. Hamzah melumat mulut Hanim begitu lama.

Aku goyang-goyangkan perlahan batangku.........aku benamkan hingga kedasarnya...Tubuh Hanim terangkat sambil memeluk tubuhku.Aku sudah sampai klimaks .........aku tarik dan aku tekan batangku.......aku benamkan semula kedasarnya. Aku dan Hanim sama melepaskan klimaks ............Aku memancutkan air maniku kedalam takungannya.

"OOoooouuuuwwwwww........Pppppaaakkkk SSssssuuuuu.......HHhhhaaaaa....nniim nnnimmmm.....PPppaakkkk ssssuuuu......... niiiikkmattnnnyyaaaa.......," erang Hanim,sambil aku menikmati tubuh montoknya.

Lubang pantat Hanim yang sempit terasa longgar dan licin sekali.Air mani Hanim bercampr dengan air mani aku yang pekat.Terasa licin bila zakar aku yang besar dan panjang keluar masuk kedalam liang pantat Hanim. Zakarku tarik keluar habis... kelihatan air mani putih berbuih keluar meleleh tepi bibir pantat Hanim.

Semasa Hanim hendak bangun.............Hamzah menindih tubuhnya sekali lagi....... mungkin Hamzah tidak puas, melanyak tubuh muda itu.Hanim sudah rela....Hamzah memperlakukan apa saja,yang terhajat di hatinya.Hamzah mengulum dan mencium bibir Hanim,tangannya meramas gunung susu yang pejal..............dan cantik.Hanim membalas ciuman Hamzah dengan rakus sekali.......macam ia tidak mahu melepaskan tubuh Hamzah. Hamzah membenamkan batangnya hingga kedasar........... Hamzah membenam zakarnya kedalam liang pantat Hanim dengan laju ....disorong tarik zakarnya hingga tercabut keluar.Air mani meyelaputi batang zakar Hamzah.

Hanim terasa amat nikmat sekali.Arrrrgh.Abagggg. Air mani Hanim meleleh keluar.
Tanpa belas kesihan, sambil mulutnya menjilat leher Hanim.........tangannya meramas-ramas ponggong Hanim dengan kuat.Hamzah kucup telinganya.......................ia sedut-sedut buah dada Hanim............ hingga tampak kemeram-merahan.......... Hanim mendesah-desah kegelian.Hamzah menarik dan menolak batangnya kedalam...........tarik semula..........menghentak hingga kedasar kembali.
Jemarinya meramas-ramas kedua buah gunung pejalnya dengan begitu rakus. Hamzah buat begitu berkali-kali........Tubuh mereka bersentuhan .......... dengan dada Hamzah yang mempunyai banyak bulu...........ia menambahkan rasa nikmat dan kegelian kepada Hanim.Batangnya masih memainkan peranan...........tarik sorong ke dalam cicap Hanim.
.........sebelum sempat ia bersuara...........Hamzah menarik kepalanya.......... mengulum bibir Hanim yang nakal. Hamzah julurkan lidahnya kedalam mulut Hanim...............Hanim mengulum hangat..........ia mengoyangkan ponggongnya semula............Hamzah geselkan dadanya yang berbulu ke tubuh Hanim yang bogel,Hanim merintih kesedapan dan memekik kecil.

"SSSssssaaaakkkkk...........Gggeelllliiiiii.....aaahhhhhh...Ssssseeeddaapppp nnyyaaaaaa... bb..bbaannggg..zzzaahhhh.." erangnya perlahan.
"Aaaaahhhhhhhhhh...............sssssseeeeeedddddaaaapppppnnyyyaaa.....,"erangnya lagi.

"GGGggggooooyyyyaanggg........bbb...aanngggggg,"bisiknya hampir tak dengar.
Hamzah menuruti kehendaknya...............goyang perlahan............Hamzah cium bibir Hanim penuh nafsu.......nafasnya termengah-mengah tapi Hamzah tak peduli itu semua...........ia terus membenamkan batangnya hingga kedasar.

"Aaaarrrgghhh.........Hanim merintih dalam cumbuan Hamzah"
Hamzah kembali ajak Hanim bercumbuan.............mengerak ponggongnya turun naik........pantatnya mengemut-gemut batang Hamzah.Kedua lengannya merangkul belakang 0Hamzah......... ponggongnya turut bergerak mengikut pergerakan ponggong Hamzah,sambil menikmati tubuh Hanim yang montok dan mongel.Hanim mengerang gerang merasa nikmatnya.

Hamzah tarik dan sorong batangnya berkali-kali....penuh nikmat..........ia merasa bergetar-getar............ ketika tubuh Hanim mengeliat kiri kanan .............ia menghentak batangnya masuk kedasar kembali. Mulutnya mendesis-desis dalam kuluman bibir Hamzah..........sementara Hamzah meramas-ramas gunung pejalnya.

Hamzah biarkan batangnya terbenam buat seketika..............dalam pantat Hanim yang terkemut-kemut........... ..cairan hangat dan pekat sudah membasahi batang Hamzah..........ia tahu Hanim dah klimaks lagi.......... mata Hanim terpejam rapat menahan nikmat.Hamzah berdayung dan terus berdayung,sambil mulutnya mengomol gunung pejal Hanim............laju dan laju..........dengan tiga serangan serentak dari Hamzah.................

Hanim seakan hilang punca,kemutan pantat menjadi-jadi.........mengelepar tubuh Hanim. Dengan kemutan pantat yang kuat...............ia merasakan klimaksnya akan sampai.....satu hentakan yang kuat dari Hamzah........... ia simbahkan air pekatnya ke dalam liang pantat Hanim dengan banyaknya hingga melimpah keluar.Bila terasa kepanasan air pekat Hamzah...............Hanim mengelepar sekali lagi,sambil mengayak-ayak ponggongnya tanpa di pinta.

Matanya terpejam rapat dek kelazatan yang tak terhingga.
"OOOoooouuuuuhhhhooouuuhhhhh..................bbb..bbbb...bbbaannnnnggggggg. ...oooouuhhhh..uuhhhhhhhhh.......," Hanim mendengus melepaskan klimaksnya yang keberapa kali.

"HHHhhhhrrrrgggggggkkkkk...........hhhhhaaahhhhhh.. ...nnnniiiimmmmmmmm.....h hhhhhaannniimmmm.......ooouuhhhhhh.....nnniikkkmmmaattttnnnyyaaa..," erang Hamzah sambil meramas-ramas tubuh montok dan mengulum bibir Hanim.

Tiba-tiba kedua belah kakinya terkulai layu..............akhirnya Hamzah terkulai di atas tubuh montok Hanim.........namun mereka berdua penuh dengan kenikmatan.
Sebelum kami bertiga bertolak pulang kepengkalan..........kami meniduri Hanim secara bergilir-gilir hingga kami puas menikmati tubuh mudanya.

Tiada ulasan: